Kali ini kita akan membahas apa itu ekonomi kesehatan,
hubungan ekonomi dan kesehatan, serta pelayanan yang ditawarkan untuk kesehatan
masyarakat. Sebelum lebih jauh lagi ada baiknya kita mempelajari telebih dahulu
apa itu ekonomi. Mengapa? Karena ekonomi kesehatan adalah bagian dari ilmu ekonomi yang
diterapkan dalam topic kesehatan seperti yang dikatakan NICHSR tahun 2006.
A.
EKONOMI
Ilmu ekonomi sendiri merupakan suatu studi
mengenai individu-individu dan masyarakat membuat
pilihan, dengan atau
tanpa penggunaan uang,
dengan menggunakan
sumber-sumber daya yang
terbatas tetapi dapat
digunakan dalam berbagai cara
untuk menghasilkan berbagai
jenis barang dan
jasa dan mendistribusikannya untuk
kebutuhan komsumsi, sekarang
dan di masa datang, kepada berbagai individu dan
golongan masyarakat (Rai, 2011).
Haycox (2009) mengungkapkan bahwa ekonomi adalah ilmu
pengetahuan tentang kelangkaan sumberdaya.
Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat atau perusahaan dihadapkan
pada persoalan yang bersifat ekonomi yaitu membuat keputusan tentang cara
terbaik untuk melakukan sesuatu kegiatan ekonomi, kegiatan ekonomi sendiri
merupakn kegiatan dari seseorang, masyarakat atau perusahaan untuk memproduks
barang dan jasa maupun mengkonsumsinya. Untuk itu dalam melakukan kegiatan
ekonomi seseorang, masyarakat atau perusahaan mempunyai beberapak aternatif
pilihan, berdasarkan alternative tersebut maka mereka perlu mengambil keputusan
untuk memilaih keputusan terbaik (Sukirno, 2013).
Sedangkan (Case dan Fair, 2003) menerangkan bahwa ilmu
ekonomi adalah studi tentang bagaimna seseorang dan masyarakat memilih cara
oemanfaatannya sumberdaya yang disediakan oleh alam dan diwarisi oleh generasi
sebelumnya . garis besarnya ilmu eonomi adalah tentang memilih. Dan ilmu ekonmi adalah ilmu sosial yaitu bagaiman
seseorang menentukan pilihan, yang diman pilihan ini dgabung akan menjadi
pilihan masyarkat.
Jadi dapat disimpulkan, bahwa ekonomi adalah suatu ilmu
yang mempelajari tentang kelangkaan sumberdaya melawan keinginan yang tidak
terbatas, untuk itu perlu diadakan pengambilan keputusan agar keduanya dapat
terpenuhi
Menurut Sukirno (2013) masalah pokok ekonomi, masalah
ekonomi berkaitan erat dengan kelangkaan, kebutuhan masyarakat dan jenis barang
yang ditawarkan. Masalah kelangkaan terjadi karena ketidakseimbangan antara
kebutuhan masyarakat dengan faktor-faktor-faktor produksi. Sementara ikat
relative tidak terbatas itu kebutuhan masyarakat relative tidak terbatas, hal
ini dipengaruhi oleh keinginan yang disertai daya beli atau keinginan yang
tidak disertai daya beli.
Jenis barang, dalam istilah ekonomi barang bisa
diartikan menjadi 2 yaitu barang dan jasa, barang dan jasa ini terdapat banyak
cara untuk membedakannya. Pertama barang akan dibedkan menjadi barang ekonomi
(ada usaha untuk memperolehnya) dan barang Cuma-Cuma (tdak perlu usaha untuk
memperolehnya). Kedua dapat juga dibedakan menjadi barang konsumsi dan barang
modal. Ketiga dapat dibedakan lagi menjadi barang mentah, stengah jadi, atau
barang jadi. Keempat berdasarkan kepentingan barang tersebut dapat dibedakan
menjadi barang inferior (barang yang jika pendapat naik akan mengurangi
permintaan barang ini), barang Esensial (barang yang jika terdapat perubahan
pendapatan tidak mempengaruhi penawaran), barang Normal (mengalami kenaikan
dalam permintaan sebagai akibat dari kenaikan pendapatan) dan barang mewah
(dibeli apabila orang berpendapatan menengah ke atas atau tinggi) (Sukrino, 2013 dan Rai, 2011).
B. Ekonomi
Kesehatan
Ekonomi Kesehatan atau yang sering
disebut Ekonkes adalah satu cabang dalam ilmu ekonomi yang membahas tentang
kesehatan. Istilahnya cukup mudah karena ekonomi kesehatan adalah ilmu entan
penydiaan teknik analitik dalam membuat keputusan dimana keputusan in harus
berdasar pada efisiensi dan juga keadilan. Ekonomi kesehatan sendiri merupakan
cara berfikir tentang kesehatan dan penggunaan sumberdaya pelayanan kesehatan,
memecahakan masalah kelangkaan sumberdaya, pemenuhan kebutuhan dan pembuatan
pilihan, dimana kesemuanya itu tidak selalu baik jika diterapkan dengan
sumberdaya yang sama (Shiell Et all, 2002).
Aplikasi ekonomi kesehatan
merefleksikan kebutuhan secara umum tentang pemenuhan nilai maksimum dari uang
untuk menjamin efektifitas klinis, tetapi juga berdasar pada efektifitas biaya
dan tujuan pelayanan kesehatan. Pencapaian nilai uang ini dipilih dari salah
satu yaitu memenuhi keinginan dalam mencapai faktor objektif di biaya yang
minim atau keinginan untuk memaksimalkan keuntungan pada populasi yang ada
untuk pasien yang dirawat dengan jumlah sumberdaya yang terbatas. Adapun
evaluasi ekonomi merupakan struktur yang biasa dipakai termasuk masukan yang
berupa biaya dan keluaran yan berupa manfaat ang diperoleh.
Kesehatan ekonomi dapat membatu
menginformasikan dan meningkatakan pembuatan keputusan dalam membuat gagasan
yang sistematis aplikasi yang obejektif (Haycox, 2009).
Karakteristik dari ekonomi kesehatan
Haycox (2009) menyimpulkan ekonomi kesehtan bertumpu pada Health efektifitas
klinis dan efektifitas biaya dari pelayanan kesehatan. Efektifitas biaya
merupakan pemenuhan keinginan dalam mencapai faktor objektif di biaya yang
minim atau keinginan untuk memaksimalkan keuntungan pada populasi yang ada
untuk pasien yang dirawat dengan jumlah sumberdaya yang terbatas.
Sedangkan menurut NICHSR (2006) adalah
sebgai berikut:
1.
Merupakan
subdisplin ilmu dari ilmu ekonomi
2.
Berkonsen
pada maximalisasi manfaat dalam sumberdaya yang tersedia
3.
Melingkupi
beberpa topik, keduanya didalam dan bagian dari kesehtan dan juga obat
4.
Berinteraksi
dengan banyak disiplin ilmu
5.
Mencakup
evaluasi ekonomi sendiri
6.
Mempunyai
peran yang signifikan dalam pembuatan keputusan dalam kebijakan dan level
klinis.
Daftar Pustaka:
Case, K.E dan Fair R.C. 2007. Prinsip-prinsip Ekonomi. Indonesia: Pt. Mancana Jaya Cemerlang
Sukirno, Sadono. 2013. Mikroekonomi teori pengantar. Jakarta: Pt. Raja Grafindo Persada
Rai, A. 2011. Pengantar teori mikro ekonomi. Universitas Narotama
Haycox, Alan. 2009. What is Health economic. (online) www.whatisseries.co.uk
NICHSR, 2006.