Social Icons

Minggu, 28 Februari 2016

Malu-malu

Hari demi hari pun berlalu, tiba dimana organisasiku KSR PMI Unit UM menyelenggarakan acara untuk keorganisasian anggota baru, acara tersebut bertajuk “Latihan Kepemimpinan dan Menejemen Organisasi”.

Ya di acara ini menurutku menjadi start poin hubungan aku dan Puput. Aku menjadi lebih memerhatikan dia, mengetahui keberadaanya setelah beberapa acara aku tak mengetahui keberadaanya padahal dia sangat dekat jaraknya denganku, hal ini aku sadari setelah mebuka kembali album-albu foto beberapa bulan yang lalu, seperti DIKLATSAR, WISANG, dan Dies Natalies IPRI.

Bisa dikatakan aku malu-malu pada acara ini untuk sekedar mengobrol dengan dia, seperti ada yang aneh dalam batinku, tidak seperti biasanya, dan mirip seperti orang kasmaran, detak jantung pun dag dig dug tak karuan, “apa dia tak sungkan untuk berbicara denganku” itu yang selalu berada dalam pikiranku dahulu. Tidak disangka pada akhir acara pada hari pertama da mengajak teman-temannya termasuk aku untuk berfoto. Niatnya sih memamerkan baju PSH terbaru yang kita miliki, tapi suatu kehormatan bagi saya dapat berfoto dengannya.




Acara LKMO berlanjut pada hari kedua, di hari kedua ini semua anggota di ajak untuk membuat suatu acara kepanitiaan dimana panitia bertindak juga sebagai peserta. Kebetulan aku dan Pupu menjadi satu sie. Sie Konsumsi adalah bagian dari kita ditambah dengan Hayu, Elma, dan juga Mawar.

Sebagai anggota baru dalam masalah kepantian acara semua anggota disini hanya belajar, dan ini hanya kepanitiaan simulasi, namun tetap para anggota juga bekerja dengan sungguh-sungguh. Begitu pun sie konsumsi, yang tak henti-hentinya untuk berbelanja dengan uang yang agak tergolong nipis, sie konsumsi harus berjuang keras dalam mendapatkan makanan murah tapi bisa dimakan dalam artian “Enak”. Mungkin ini adalah moment paling seru dari sie konsumsi LKMO. Sayangnya putri berboncengan dengan Hayyu, menggerutu dalam batinku “kok bukan aku saja yang pergi sama puput”.

Hari berganti ke-hari minggu dalam pekan itu. Hari ini adalah hari yang kunanti sejak hari jumat, dimana malam itu dia mengajak aku untuk bersepeda bareng. Mungkin hal ini akan bisa membuat kita lebih dekat, pikirku dalam hati. Lantas diapun aku ajak untuk bersepeda ke taman singgah merjosari, taman ini merupakan taman dimana para pandawa berkumpul, tempat yang seru sehingga ide-ide kreatif akan muncul dengan sendirinya. Jarak yang cukup jauh antara tempat kos kami yang lumayan berdekatan dengan taman ini nampaknya membuat puput sedikit ngos-ngosan dalam mengayunkan pedal sepeda mini yang ditungganginya yang merupakan sepeda temannya, “Oh Alloh... sampek rela pinjem” maklum lah sepedaku adalah MTB yang tidak ada boncengannya.
Sebenarnya kasian banget melihat puput begitu, lantaran dia tidak terbiasa bersepeda. Tapi hal itu merupakan pemandangan yang cukup menawan menurutku. Dengan mengayunkan pedal sepedaku dengan pelan, aku sering menolehnya kebelakang.

Di taman kami pun duduk-duk dengan memandangai suasana sekitar taman, ya hari itu masih pagi,masih sekitar jam 9, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin untuk udara malang, ditambah suasana mendung semakin mengheningkan hari ini. Ada yang berjogging, duduk santai seperti kami, atau di sudut agak tengah tengah ada yang ber-foto ria.


Entah apa yang kami bicarakan dulu, tapi semua itu membuat kita semakin dekat. Ya walaupun puput menganggap aku sebagai sahabat karibnya, tapi menurutku kita lebih dari sekedar sahabat karib, ada sesuatu yang berbeda disini.

Tidak ada komentar:

 
 
Blogger Templates