Biostatistika, mungkin pernah kita bertanya-tanya apa itu
yang namanya Biostatistika. Jika ingin menelisik lebih dalam pada dasarnya
biostatstika dan statistika sanagtlah mirip, hanya fak dalam penggunaannya yang
berbeda.
Biostatistika sendiri adalah sebuah metode statistika yang
digunakan dalam menghitung mahluk hidup atau yang terkait dengan mahluk hidup
(jumlah penduduk, mortalitas, morbiditas, indek, rasio, tren penyakit, dll). Penggunaan
bostattistika lebih dicondong pada dunia kesehatan dan kedokteran, hal ini tidak
luput dari keinginan dalam disiplin ilmu tersebut untuk mengetahui keberadaan
penyakit, tingkat kesembuhan, keefektifan penggunaan obat-obatan, dan rasio penyakit
yang ada di masyarakat/orang. Untuk statistika sendiri dalam buku Biostatistika untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat karangan
Eko Budiarto (2001) mempunyai 3 pengertian:
- Statistika merupakan kumpulan angka yang dihasilkan dari pengukuran atau perhitungan yang disebut data,
- Statistika data pula d5artikan sebagai statistic sample
- Statistika sebagai suatu metode ilmiah yang dapat digunakann sebagai alat bantu dalam mengambil keputusan, mengadakan analisis data hasil penelitian, dan lain lain.
Tidak jauh berbeda dengan pengertian yang disimpulkan
Budiarto (2001), Notoatmodjo (2003) mengartikan statistik merupakan ilmu yang
mempelajari cara pengumpulan (compilling), pengolahan, penyajian, dan analisis
data termasuk cara pengambilan kesimpulan dengan memperhitungkan unsure ketidakpastian
berdasarkan konsep probabilita.
Dalam perkembanganya statistika ini banyak digunakan dalam
berbagai bidang ilmu yang ada, dalam biostatistika pembahasan kali ini ada 2
macam jenis statistika yaitu, statistika kesehatan dan statistika kedokteran.
Budiarto (2001) statistika kesehatan adalah data dan
informasi yang berkaitan dengan masalah
kesehatan. Statistika kesehatan sendiri sangat berguna untuk kepentingan administrative,
seperti program pelayanan kesehatan, menentuka alternative penyelesaian masalah
kesehatan, dan melakukan berbagai analisis penyakit selama periode tertentu (time series analisis). Statistika kesehatan
secara administrative dapat digunakan dalam memberikan penerangan tentang
kesehtan terhadp masyarakat, misalnya info tentang pentingnya imunisasi
terhadap bayi atau penularan HIV-AIDS, dsb.
Sedangkan statistika kedokteran menurut Budiarto (2001)
digunakan untuk memperoleh informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan
masalah kedokteran, misal angka kematian (mortalitas), angka kesakitan
(morbiditas) yang disebabkan oleh penyakit tertentu, KLB, pandemic, epidemic,
dll. Informasi tersebut dapat digunakan dalam merencanakan rogram
penanggulangan penyakit, pencegahan dan pemberian obat-obatan agar dmpak
penyakit tersebuat dapat dikurangi. Statistika kedokteran merupakan suatu
pedoman yang penting dalam penarikan kesimpulan dari penelitian dalam upaya
mencari efektifitas dan efisiensi penyembuhan penyakit.
Sumber:
Budiarto, Eko. 2001. Biostatistika
untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC
Notoatmodjo,
Soekidjo. 2003. Ilmu Kesehatan Masyarakat prinsip-prinsip dasar. Jakarta: Rineka
Cipta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar